Senin, 20 Januari 2014

Mimpi



Kita pernah merenung, berteduh dalam helaian nafas di kesendirian…
Merenung, berusaha melihat secerah apakah masa depan itu nantinya?
Mengintip, akankah kita bisa seperti mereka yang jauh lebih tinggi dari ini?
Menelan ludah, akan seperti orang-orang yang tak bersusah lagi, tapi gampang mendapatkan harta!?
Memejamkan mata, merasakan kita yang akan menjadi diposisi mereka!

Kita pernah bermimpi, merasakan nikmatnya masa depan yang penuh keberadaan.
Mimpi yang membuat kita kuat untuk berusaha, kawan…
Mimpi, akan membawa kita ketempat yang engkau inginkan..
Dengan bermimpi, banyak halangan, rintangan, cobaan yang menghadang kita!.
Tapi, semangatmu yang akan menerobos itu semua kawan…

Jangan pernah takut untuk bermimpi…
Biarkan mimpi-mimpimu itu tunduk, dan takut pada dirimu wahai kawan…
Jangan takut membuat mimpi, karena mimpi adalah jutaan sepi…

Yah! Jutaan sepi yang hinggap di dalam dirimu kawan,..
Jutaan sepi yang akan memanjakanmu?, betulkah kawan??..
Jutaan sepi yang mengikat erat engkau dalam kemalasan yang nyata, benarkah?
Sepi yang akan menemanimu dalam jalan waktu yang berjalan ini..
Sepi yang selalu kau temani di setiap hembusan nafasmu..
Benarkah kawan?.. benarkah itu karena sejuta sepi??..

Jawablah dengan lantang!, jawablah dengan keras!, jawablah dengan teriakanmu!
Kenapa?, kenapa taka da yang bersuara sedercikpun kawan?
Yah? Karena jawaban itu bukan keluar dari mulut-mulut itu!, bukan!
Tak bisa keluar dari bibir-bibir yang engkau manjakan ini!, bukan!
Bukan pula dari lidah-lidah yang kerap kali kau bengkokkan itu!
Tapi dari mana? Dari mana kawan?
Dari hatimu yang paling dalam!
Hatimu yang terdalam kawan..
Karena hatimu yang akan menjawab dengan senandung merdunya,
Hatimu yang lebih tahu?...

Bermimpilah kawan, bermimpilah…
Bermimpilah dengan hatimu, biarkan mereka beradu, biarkan mereka menyatu..
Hingga kau akan menjalankannya dengan semangatmu!...

Masa depankah yang kau mimpikan?
Masa depan yang kau harapakan?
Yakinkan dengan mimpi dan hatimu kawan…


Hey!!
Kamu yang berdiam diri disini!, bukan karena engkau bisu!, bukan..
Bukan karena kamu pemalas, bukan..
Jawablah, karena kamu ingin bermimpi, karena kamu ingin bercita-cita!
Benarkah?
Ingin membahagiakan mereka..
Mereka siapa, kawan..?
Mereka yang disana, mereka yang dibawah terik matahari bekerja membanting tulang!,
Mereka yang telah bersahabat dengan lelah..
Mereka yang tak bosan dengan derasnya hujan,
Mereka yang tak pernah mengeluh dari tusukan dingin yang penuh sembilu
Mereka yang terus bekerja mengintip masa depanpula sama seperti kau!
Yah? Tapi masa depan untuk kamu kawan!..
Masa depan untuk anak-anaknya yang duduk manis disini kawan..
Masa depan yang cerah untuk kamu yang sedang bedriam diri disini!...
Sadarkah kawan?...

Marilah bermimpi, bermimpi yang berarti..
Mimpi yang punya kekuatan!,
Sehingga yang membanting tulang diluar sana, dikejauhan sana..
Tengah merasakan secuil manis dari hasil mimpi kita kawan..

Bukan dengan khayal, kawan.. bukan dengan khayal.
Buakan berangan dengan mengulurkan tangan,
Bukan dengan berandai penuh rantai, kawan..
Kawan, renungkan dalam pikiran sehatmu!,
Renungkan sedalam dalamnya..
Aku yakin, kamu tahu,..
Kau mengerti..
Dan Paham!

Sekali lagi.. menataplah kedepan,
Busungkan dadamu!,
Dan berjanji,
Semua khayalmu, angan-anaganmu, dan kata-kata andaimu kau ubah dengan mimpi!
Mimpi, yang satukan dengan hatimu.
Terus engkau bertindak penuh kepercayaan..
Karena mimpi digenggamanmu!,